Bau Telur Busuk pada Air Desalinasi? Ini Solusi Polishing Akhir

Regulasi Indonesia menuntut air pipa “odorless” dan “tasteless”. Di pabrik desalinasi, kombinasi aerasi dan karbon aktif jadi senjata utama untuk menghapus senyawa pengganggu rasa dan bau—plus panduan troubleshooting saat keluhan muncul.

Industri: Desalination | Proses: Post

Konsumen tak hanya menuntut air aman, tapi juga enak diminum. Regulasi air minum Indonesia menegaskan air perpipaan harus “tidak berbau” dan “tidak berasa” (tidak terdeteksi sama sekali) sebagaimana tertulis pada Permenkes 492/2010 (pdfcoffee.com). Panduan WHO dan yurisdiksi lain menambahkan: bahkan zat yang tidak berbahaya tetap harus dijaga di bawah konsentrasi yang menimbulkan rasa/bau yang tidak disukai kebanyakan orang (www.ncbi.nlm.nih.gov; guidelines.nhmrc.gov.au).

Ambang rasa yang umum termasuk 0,3 mg/L untuk besi, 0,05 mg/L untuk mangan, dan 250 mg/L untuk klorida (guidelines.nhmrc.gov.au). Hidrogen sulfida (H₂S, berbau “telur busuk”) memiliki ambang sekitar 0,05 mg/L (guidelines.nhmrc.gov.au), sementara senyawa earthy-musty seperti geosmin/MIB berada di sekitar 0,01 mg/L (www.ncbi.nlm.nih.gov; guidelines.nhmrc.gov.au). Studi di AS menemukan kontaminan “nuisance” kerap melampaui panduan estetika: survei sumur AS menunjukkan lebih dari separuh memiliki sedikitnya satu parameter di atas standar sekunder (non-kesehatan) (www.usgs.gov).

Untuk memenuhi standar ketat “tanpa bau/rasanya” (Permenkes 492/2010, pdfcoffee.com), pabrik desalinasi—termasuk konfigurasi SWRO pada fasilitas industri dan pembangkit—umumnya menambahkan tahap pemolesan (final polishing). Dalam konteks ini, sistem sea water RO lazim diikuti aerasi dan/atau karbon aktif untuk menghapus gas volatil dan senyawa organik jejak yang mengganggu rasa-bau.

Baca juga:

Cara Menjaga ERD Tetap di Jalur 95–97%: Buku Saku Operator SWRO

Aerasi kontak udara‑air untuk senyawa volatil

Aerasi (air-water contact) adalah metode berbiaya rendah untuk melucuti gas terlarut dan senyawa volatil penyebab rasa/bau. Mekanisme utamanya: memaksa gas/organik volatil keluar dari larutan. Pada air hasil desalinasi, target utamanya adalah hidrogen sulfida (H₂S), karbon dioksida (CO₂), dan jejak VOC (volatile organic compounds, senyawa organik mudah menguap).

Di bawah aerasi, H₂S (ambang bau ≈0,05 mg/L, guidelines.nhmrc.gov.au) terdorong keluar dan sekaligus teroksidasi menjadi sulfat yang tidak berbahaya. Contoh lapangan: satu instalasi memasang forced‑draft aerator berpenampang 12 ft² pada 225 gpm (~17 m³/jam·m²) yang mengoksidasi 1,9–2,7 mg/L Fe(II) dan seluruh H₂S terdeteksi hingga tak terdeteksi (www.westechwater.com; www.westechwater.com). Setelah aerasi+filtrasi, kadar besi <0,3 mg/L dan H₂S di bawah batas deteksi (www.westechwater.com), jauh di bawah ambang estetika.

Aerasi juga menaikkan pH dengan mengeluarkan CO₂, menghilangkan sensasi asam atau “flat”. Praktiknya memakai cascade shower atau packed‑tower aerator dengan waktu kontak udara memadai—sering ditargetkan DO (dissolved oxygen, oksigen terlarut) >6 mg/L. Data desain menunjukkan beban sekitar ~17 m³/jam per m² permukaan kontak mampu mencapai >90% pelepasan H₂S, memenuhi panduan 0,05 mg/L (www.westechwater.com; guidelines.nhmrc.gov.au). Kebutuhan bahan kimianya minimal (pada dasarnya hanya oksigen) dan perawatannya rendah; sebuah studi kasus AS mencatat sistem aerasi + filter mangan menghapus bau H₂S dan memenuhi aspek estetika EPA (www.westechwater.com). Sebagai pembanding, karbon aktif granular saja sering hanya menurunkan H₂S hingga ~0,3 mg/L (www.canada.ca) jika tidak didahului aerasi.

Adsorpsi karbon aktif granular (GAC/PAC)

Adsorpsi karbon aktif adalah “polishing” standar industri untuk senyawa rasa/bau. GAC (granular activated carbon) dan PAC (powdered activated carbon) menyerap berbagai organik dan halogen, termasuk produk samping klorinasi seperti chloramines dan THMs. GAC juga menghilangkan residu desinfektan (rasa/ bau klorin kerap muncul pada ~0,1–0,5 mg/L, guidelines.nhmrc.gov.au) hingga di bawah ambang.

Pada uji bangku, GAC yang dipasang dengan EBCT (empty bed contact time, waktu tinggal pada bed kosong) ~10–15 menit dapat menghilangkan geosmin dan MIB meski ada kompetisi NOM (natural organic matter) (www.ncbi.nlm.nih.gov; guidelines.nhmrc.gov.au). Pada pilot skala penuh, lima filter GAC berurutan menurunkan H₂S influen dari 0,02–0,7 mg/L ke bawah batas deteksi (≈0,01 mg/L) (www.canada.ca; www.canada.ca). Catatan: studi tersebut memakai GAC tempurung kelapa dengan DO >4 mg/L untuk mengkatalisis oksidasi (www.canada.ca).

Dalam praktik, pabrik desalinasi menempatkan bejana GAC sebagai tahap akhir. Hasil desain yang dituju: ambang bau (misalnya geosmin pada 10 ng/L) dapat dipenuhi (guidelines.nhmrc.gov.au), dan VOC/prekursor T&O (taste & odour) terukur ditekan hingga level yang dapat diabaikan. Setelah pemurnian karbon, indeks rasa/bau seperti Threshold Odor Number biasanya turun mendekati nol. Perawatan meliputi backwash berkala serta penggantian/regen karbon; dengan penjadwalan yang tepat, panjang run filter (misalnya hitungan minggu–bulan) tetap ekonomis. Untuk implementasi, media activated carbon umumnya ditempatkan di bejana bertekanan—misalnya housing baja atau FRP—yang tersedia sebagai steel filter atau opsi serat kaca.

Baca juga:

Desalinasi Tekanan Tinggi: Hemat Energi dari Desain Pipa & ERD SWRO

Panduan troubleshooting keluhan rasa dan bau

ChatGPT Image Jan 23, 2026, 09_48_01 AM

Bahkan dengan pengolahan baik, keluhan pelanggan bisa terjadi. Respons sistematis diperlukan:

  • Dokumentasikan keluhan: deskripsikan rasa/bau (“seperti klorin”, “earthy”, “metallic”, “flat”). Perubahan mendadak/kuat harus memicu investigasi (www.ncbi.nlm.nih.gov).
  • Sampling dan analisis di beberapa titik: keluaran pabrik, titik tengah distribusi, keran. Uji parameter kunci:
    • H₂S (“bau telur busuk”): uji methylene‑blue dengan LOQ ≈0,02 mg/L (guidelines.nhmrc.gov.au). Jika hadir (>0,05 mg/L), pastikan aerasi/oksidasi; pertimbangkan menaikkan DO atau menambahkan permanganat.
    • Besi/Mangan (rasa metalik): ukur Fe/Mn (ambang rasa ~0,3 dan 0,05 mg/L, guidelines.nhmrc.gov.au). Jika tinggi, tingkatkan kapasitas aerasi/filtrasi atau tambahkan media penurun besi.
    • Bau klorin: cek free/total chlorine. Aroma “bleach” pada >0,1 mg/L (guidelines.nhmrc.gov.au) mengindikasikan overdosis atau kontaminasi balik. Tindak: turunkan dosis atau pasang karbon akhir untuk menghapus residu (media activated carbon).
    • Musty/earthy: curigai metabolit alga (geosmin/MIB) atau chlorophenols. Mungkin butuh GC‑MS atau uji indera. Jika terkonfirmasi, tambah/ganti GAC dan cek blooming di sumber baku.
    • “Taste flat” (air agresif): air sangat murni rendah Ca/Mg terasa flat. Solusi: remineralisasi (mis. tambah CaCO₃ untuk menaikkan hardness ~60–100 mg/L). Catatan: ini di luar kendali bau, namun mengatasi keluhan “bland” (www.chunkerowaterplant.com).
    • Bau lain (kimia atau “sewage‑like”): uji organik (VOCs, amina). Bau sangat menyengat bisa menandakan biofilm atau intrusi di jaringan; lakukan flushing pipa utama dan disinfeksi/pembersihan biofilm.
  • Periksa operasi sistem: pastikan aerator dan bed karbon berfungsi (tidak tertutup fouling). Verifikasi pH, alkalinitas, dan ORP berada pada rentang yang diharapkan (mencegah lompat rasa akibat perubahan pH atau redoks). Inspeksi distribusi: zona stagnan dapat menghasilkan sulfida atau chlorophenols; flushing berkala mungkin diperlukan.
  • Standar regulasi dan sensori: banyak badan (mis. WHO) mensyaratkan setiap perubahan signifikan diinvestigasi (www.ncbi.nlm.nih.gov). Utilitas sering memakai panel sensori atau uji standar untuk konfirmasi (wqa.org). Catatan operasional: catat frekuensi keluhan; rasa/bau konsisten masuk daftar keluhan publik teratas.

Kesimpulan operasional dan konteks sistem

Menggabungkan polishing proaktif—yakni aerasi dan karbon—dengan troubleshooting cepat membantu pabrik desalinasi menjaga standar keterterimaan (odor‑free/tasteless) sesuai Permenkes 492/2010 (pdfcoffee.com) dan meminimalkan keluhan. Setiap aksi korektif dapat dievaluasi kuantitatif: aerasi dapat melucuti >90% H₂S, dan GAC mendorong banyak odorant ke level tak terdeteksi (www.westechwater.com; www.canada.ca)—selaras dengan panduan internasional dan regulasi lokal. Dalam integrasi sistem, bejana GAC akhir dapat dipadankan dengan infrastruktur tekanan seperti steel filter atau bejana komposit, sebagai bagian dari rantai pascatratan air hasil sea water RO.

Baca juga:

Antiscalant RO: Kunci Recovery Tinggi Tanpa Scaling & CIP Mahal

Sumber dan referensi

Sumber: panduan dan studi tepercaya digunakan (WHO/NHMRC, EPA, Health Canada, Permenkes Indonesia) bersama data kasus. Rujukan detail per klaim: WHO 2022 (www.ncbi.nlm.nih.gov; www.ncbi.nlm.nih.gov); Permenkes 492/2010 (parameter estetika) (pdfcoffee.com); Australian Drinking Water Guidelines (ambang rasa/bau) (guidelines.nhmrc.gov.au; guidelines.nhmrc.gov.au); hidrogen sulfida (guidelines.nhmrc.gov.au); Health Canada tentang GAC & H₂S (www.canada.ca; www.canada.ca); survei USGS konstituen nuisance (www.usgs.gov); dan studi kasus pabrik air AS (WesTech) yang menunjukkan aerasi plus filtrasi menghapus besi dan H₂S sesuai spesifikasi (www.westechwater.com; www.westechwater.com). Tautan inline pada naskah memberikan data dan rekomendasi spesifik dari sumber-sumber otoritatif tersebut.

Chat on WhatsApp 2212122qwa