Sirkuit penggerusan nikel menghabiskan 1,9–3,0 m³ air per ton bijih. Data industri menunjukkan pemulihan air 85–95%+ dari tailings thickener, sementara kontrol flocculant yang cermat memangkas kekeruhan overflow ke <100 NTU dan konsumsi air segar dua digit.
Industri: Nickel_Mining | Proses: Ore_Crushing_&_Grinding
Pengolahan nikel haus air. Studi mencatat sirkuit konsentrator rata-rata memakai sekitar 1,9–3,0 m³ air per ton bijih yang diproses (mdpi.com). Di Indonesia, produsen besar mengunci pemakaian lewat recirculation tertutup (closed‑loop) dan monitoring ketat. PT Vale Indonesia, misalnya, menurunkan water‑use intensity ke 106,9 m³ per ton Ni (matte) pada 2023—dari 141,8 m³/t pada 2022—setelah memasang flow meter dan sistem deteksi kebocoran online SWAP (leak‑detection) (vale.com).
Praktik kuncinya sederhana namun berdampak: kembalikan overflow (luahan atas) dari tailings thickener ke mill atau cyclone, dan optimalkan operasi mill/cyclone agar kehilangan air minimum. Bahkan di sirkuit flotasi, ketika air mengandung 25–35% padatan, konsumsi tetap ~2–3 m³/t bijih (mdpi.com).
Hasilnya nyata di neraca air. Dengan deteksi kebocoran dan reklamasi internal, intensitas air bisa ditekan signifikan: PT Vale membukukan penurunan 11% year‑on‑year, termasuk reuse 385.000 m³ air proses untuk pendinginan slag (vale.com) (vale.com). Recirculating air proses yang sudah dijernihkan—dari thickener atau clarifier—kembali ke sirkuit grinding terbukti memangkas kebutuhan air make‑up 10–50% atau lebih, tergantung baseline dan efisiensi pabrik (mdpi.com). Di sisi regulasi, Indonesia menetapkan baku mutu efluen ketat—Permen LH 9/2006 membatasi TSS (Total Suspended Solids/total padatan tersuspensi) 100 mg/L—sehingga mengembalikan overflow yang bersih ke mill ikut membantu kepatuhan (123dok.com).
Refining Nikel: Kiln dan Tungku Listrik Dominasi Energi
Profil konsumsi air sirkuit grinding
Grinding circuit (rangkaian penggerusan) membutuhkan air untuk transport slurry (campuran padatan‑cairan) dan kontrol ukuran partikel. Angka 1,9–3,0 m³/t bijih menjadi tolok ukur realistis untuk konsentrator modern (mdpi.com). Strategi penghematan paling efektif berputar pada sirkulasi ulang overflow thickener ke sump mill/cyclone dan pengurangan kebocoran, sebagaimana ditunjukkan PT Vale lewat pemasangan meter alir dan sistem SWAP (vale.com).
Tailings thickener sebagai pusat pemulihan
Tailings thickener (alat pengental tailing; memekatkan padatan dan menghasilkan overflow jernih) adalah jantung konservasi air. Benchmark industri menunjukkan high‑rate thickener mampu memulihkan ~80–85% air tailing untuk reuse (azomining.com). Studi kasus di tambang bijih besi Khumani, Afrika Selatan, memakai dua high‑rate thickener untuk mereklamasi sekitar 90% volume air slurry (australianmining.com.au), lalu menambahkan paste thickener sekunder pada underflow primer, sehingga total pemulihan air melampaui 95% (australianmining.com.au).
Produsen peralatan juga menegaskan hal serupa: deep‑cone dan paste thickener modern menghasilkan underflow (>70% padatan, w/w) untuk memaksimalkan water yield (fls.com). Intinya, meningkatkan efisiensi dan kapasitas thickener krusial: rancangan yang baik rutin memungkinkan 85–95%+ air tailing didaur ulang kembali ke grinding dan proses, memangkas ketergantungan pada pasokan air eksternal (azomining.com) (australianmining.com.au) (fls.com).
Upgrade kecil, dampak besar di underflow
Peningkatan kinerja beberapa persen pada underflow (aliran bawah; fraksi padatan tinggi) berbuah penghematan air dua digit. Di satu studi performa, upgrade pada thickener pihak ketiga menaikkan underflow solids dari 61% menjadi 65% (w/w) dan mengurangi air yang masuk ke tailing 12% (fls.com). Kasus lain menaikkan underflow dari 54% ke 57%, menghasilkan penurunan aliran tailing 11% (yang berarti konsumsi air segar ikut turun) (fls.com).
Kontrol digital menambah efisiensi. AutoFloc (kontrol otomatis dosis flocculant) di satu tambang Chile memangkas air ke tailing 14% dan penggunaan flocculant 15%, menghemat biaya jutaan dolar (fls.com). Di titik dosing, peralatan seperti dosing pump membantu ketelitian injeksi bahan kimia.
SX-EW Nikel: Hentikan Crud, Pulihkan Organik >60%
Flocculant polimer dan kejernihan overflow

Flocculant modern—umumnya kopolimer poliakrilamida (polyacrylamide) bermassa molekul tinggi, biasanya anionik—mengikat partikel halus menjadi flok besar, mempercepat sedimentasi (research.csiro.au). Dosis yang terkontrol menaikkan zone settling velocity (kecepatan pengendapan zona) dan menghasilkan underflow lebih padat (iwaponline.com). Di sisi kejernihan, satu upgrade thickener menurunkan kekeruhan overflow dari ~400 menjadi <100 NTU (NTU: satuan kekeruhan) (fls.com).
Uji laboratorium dan pabrik menunjukkan penggandaan dosis flocculant dapat meningkatkan densitas underflow secara signifikan—meski ada diminishing returns jika overdosis (iwaponline.com). Pendekatan yang mengombinasikan kenaikan dosis dengan resirkulasi sludge (mengembalikan sebagian padatan yang sudah mengendap ke umpan) menghasilkan zeta potential mendekati netral dan kekeruhan air terendah (mdpi.com). Keseimbangannya penting: overdosis bisa membentuk flok “fluffy” yang cepat turun namun sulit dipadatkan (iwaponline.com).
Di lapangan, flocculants yang terpilih dan sistem pengenceran feedwell (mis. FLS E‑DUC/P‑DUC) dirancang untuk memaksimalkan efektivitas sambil meminimalkan konsumsi polimer (fls.com) (fls.com). Otomasi dosis juga terbukti menurunkan konsumsi polimer 15% di satu tambang (fls.com).
SX-EW Nikel: Cara Pangkas 0,5V & Hemat Energi 40%
Sirkuit tertutup dan kepatuhan TSS
Dirangkai bersama, desain grinding closed‑circuit, thickener yang efisien, dan flocculation lanjutan terbukti memangkas penggunaan air di pabrik nikel. Kasus industri secara konsisten menunjukkan perbaikan dua digit: upgrade thickener saja menghasilkan >10–15% pengurangan air ke tailing (fls.com) (fls.com). Dalam konteks Indonesia—dengan standar TSS efluen 100 mg/L (123dok.com)—pemulihan “mayoritas besar” air proses dan klarifikasinya untuk reuse (australianmining.com.au) (fls.com) bukan hanya konservasi air, tetapi juga strategi kepatuhan yang ekonomis.
Di titik polishing dan penjernihan, unit seperti clarifier kerap melengkapi aliran overflow sebelum air kembali ke sump grinding. Keberhasilan ini kembali pada satu prinsip: setiap meter kubik yang dipulihkan di thickener adalah meter kubik air make‑up yang tak perlu dibeli, dipompa, atau diolah.
