BNR Leachate TPA: Zona Anoksik, Metanol, dan Target TN 60 mg/L

Leachate TPA di Asia Tenggara membawa beban nitrogen tinggi; untuk lolos regulasi Indonesia (total N 60 mg/L), rancangan Biological Nutrient Removal (BNR) wajib menggabungkan nitrifikasi aerobik dan denitrifikasi anoksik—sering dengan karbon eksternal seperti metanol.

Industri: Landfill | Proses: Leachate_Treatment_(Aerobic

Leachate TPA (air lindi) secara tipikal adalah limbah nitrogen berkekuatan tinggi. Laporan menunjukkan COD baku bisa mencapai puluhan g/L dan NH₄‑N sering berada pada rentang 100–2000 mg/L (www.mdpi.com) (www.mdpi.com). Contoh di Asia Tenggara: COD ≈3–6 g/L dan NH₄‑N ≈1–2 g/L (www.researchgate.net) (www.mdpi.com).

Leachate muda (≤5 tahun) lazim memiliki rasio BOD/COD ≈0,5–1,0, sementara leachate tua/stabil sering <0,1–0,2—indikasi minimnya karbon mudah terdegradasi (www.researchgate.net). Regulasi Indonesia (Permen LHK P.59/2016) membatasi total N pada 60 mg/L untuk pembuangan (www.researchgate.net). Artinya, NH₄‑N tipikal ~1000 mg/L harus dipangkas >90–95% agar lulus ambang efluen (www.researchgate.net) (www.mdpi.com). (Dalam praktik, mayoritas TPA tanpa pengendalian di Indonesia melampaui batas ini (www.researchgate.net), menegaskan urgensi penanganan efektif.)
Baca juga:

Nitrifikasi Lindi TPA: MBBR, DO, pH, dan Suhu Penentu Sukses
 

Rancangan nitrifikasi aerobik

Di zona aerobik, bakteri nitrifier (Nitrosomonas/Nitrobacter) mengoksidasi NH₄⁺ menjadi NO₃⁻. Kunci desain: dissolved oxygen/DO (oksigen terlarut) tinggi ~2–3 mg/L dan solids retention time/SRT (waktu tinggal lumpur) panjang untuk memperkaya autotrof (activatedsludgeguide.com) (activatedsludgeguide.com). SRT ~10–15 hari lazim untuk menjaga pertumbuhan nitrifier yang lambat, konsisten dengan praktik activated sludge di instalasi biologis.

Uji bangku pada 300–900 mgN/L leachate mencapai nitrifikasi lengkap dengan HRT (hydraulic retention time/waktu tinggal hidraulik) ≈5 jam memakai MLSS (mixed liquor suspended solids) ≈10–13 g/L, menghasilkan 90–100% penghilangan NH₄ (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov). Laju nitrifikasi maksimum tercatat hingga 5,9 gN/L·hari (246 mgN/L·jam) dengan laju spesifik ≈880 mgN/gVSS·hari (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov). Secara konservatif, perancang dapat mengasumsikan kapasitas ~2–3 gN/L·hari pada ~10–15 gVSS/L di iklim tropis hangat.

Nitrifikasi bersifat mengasamkan: ~4,6 g O₂ dikonsumsi per g NH₄‑N yang dioksidasi. Pada NH₄‑N 1000 mg/L, kebutuhan O₂ ≈4600 mg/L—menuntut aerasi dan penyangga alkalinitas untuk pH ~7,5–8,0. Dalam operasi mantap, >90% NH₄ dapat dihilangkan; konversi NH₄→NO₃ hampir lengkap telah ditunjukkan di skala pilot pada DO 2–3 mg/L dan SRT ≥10 hari (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov). Efluen zona aerobik umumnya membawa N kira-kira setara sebagai NO₃‑N (dengan kemungkinan sisa NO₂‑N).

Zona anoksik dan kebutuhan karbon

ChatGPT Image Mar 12, 2026, 11_13_15 AM

Reaktor BNR membutuhkan zona anoksik khusus (tanpa O₂ bebas; DO ≈0) yang bekerja berpasangan dengan tahap aerobik. Praktiknya sering berupa daur ulang internal efluen ter-nitrifikasi kembali ke ruang anoksik (rasio recycle internal 100%+), atau pengoperasian siklik ala sequencing batch reactor/SBR. Di zona ini, bakteri denitrifikasi memakai karbon organik untuk mereduksi nitrat/nitrit menjadi gas N₂.

Karbon adalah variabel paling kritis. Jika leachate mentah menyediakan COD yang cukup mudah terurai, rasio C:N internal ≥2 dapat memadai. Namun pada leachate tua dengan BOD/COD <0,1, karbon bio‑available praktis nihil (www.researchgate.net), sehingga karbon eksternal wajib ditambahkan. Metanol lazim digunakan: ~2,5–3,0 mg COD (sebagai CH₃OH) per mg NO₃‑N (≈0,8–1,0 g CH₃OH per g N dihilangkan). Pada uji SBR di laboratorium, denitrifikasi lengkap memerlukan ~2,4 mg COD per mg N saat memakai asetat sebagai sumber karbon (www.scielo.br), dan untuk lintasan nitrit (denitritasi) dilaporkan 2,4–3,8 mg COD/mgN (www.scielo.br). Untuk dosis metanol kontinu pada beban tinggi, pengumpan kimia akurat seperti dosing pump lazim dipakai di lapangan.

Dengan dosis karbon yang tepat, laju denitrifikasi tinggi tercapai: 9–15 mg N/gVSS·jam telah dilaporkan dengan sumber karbon murah (www.scielo.br). Capaian 98% removal total N (TN) pada leachate dengan 1200–2000 mg/L NH₄‑N dalam SBR Anoksik–Aerobik–Anoksik (A/A/N) terdokumentasi (www.mdpi.com), dan untuk mendinitrifikasi 1000 mg/L NO₃‑N, kebutuhan ≈2500–3000 mg/L COD (~1700–2000 mg/L CH₃OH) menjadi acuan (www.scielo.br).

Baca juga:

Kolam Stormwater di TPA: Dredging Tepat Waktu dan Desain Outlet Anti Banjir
 

Strategi sumber karbon dan kinerja

Karbon internal: jika leachate masih muda dan kaya BOD, sebagian beban organik bisa diarahkan ke denitrifikasi. Contoh: COD ≈4000 mg/L dan NH₄‑N ≈2000 mg/L (C/N≈2) berpotensi memasok sebagian kebutuhan bakteri denitrifikasi. Namun pada leachate tua, BOD sering <1 g/L (www.researchgate.net) (www.researchgate.net), sehingga <90% penghilangan N harus bergantung pada sumber C eksternal.

Karbon eksternal (metanol): dosis ~2,5 mg COD per mg NO₃‑N umumnya mencapai denitrifikasi penuh; pada beban tinggi dibutuhkan dosing kontinu. Uji leachate via denitrifikasi nitrit menunjukkan penghilangan penuh dengan 2,4–3,8 mg COD (sebagai volatile acids) per mg N (www.scielo.br); metanol diperkirakan serupa. Kelebihan metanol: pengaturan dosis yang mapan (≈1,7 kg CH₃OH per kg N yang dihilangkan) dan yield biomassa rendah; kekurangannya adalah biaya/keamanan. Alternatif seperti etanol atau produk samping fermentasi dapat digunakan bila tersedia.

Target kinerja: desain nitrifikasi/denitrifikasi terpadu lazim mencapai ≥90–98% removal TN. Contoh jangka panjang pada SBR A/A/N mencatat >98% removal TN untuk leachate 1200–2000 mg/L NH₄‑N (www.mdpi.com). Skema partial‑nitritation terintegrasi fermentasi/denitrifikasi (PNIFD) mencapai 95% removal TN pada influen ~2000 mg/L dengan NRR (nitrogen removal rate) ≈0,63 kgN/m³·hari (www.mdpi.com). Hasil ini menunjukkan nitrat/NH₄ efluen dapat ditekan di bawah target regulasi (mis. TN ≪60 mg/L (www.researchgate.net)). Dalam perancangan, asumsi ~90% nitrifikasi dan kemudian 90–99% denitrifikasi atas N tersisa adalah wajar, selaras dengan tujuan nutrient removal modern.

Parameter kunci dan target efluen

  • Tahap nitrifikasi: DO ~2–3 mg/L; SRT ~10–20 hari; HRT ~4–8 jam (untuk NH₄ ≈500–2000 mg/L) (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov). Ekspektasi ∼90–95% penghilangan NH₄.
  • Zona anoksik: DO ~0; rasio recycle ~100% atau lebih; HRT ~1–2 jam. Sediakan ~2,5 mg COD (sebagai metanol) per mg NO₃‑N untuk mendorong >90% denitrifikasi (www.scielo.br).
  • Target efluen: TN <60 mg/L. Jika influen TN ≈1000–2000 mg/L, desain untuk ~95% total N removal (didukung literatur (www.mdpi.com) (www.mdpi.com)).

Catatan desain dan rujukan

Secara keseluruhan, proses BNR konvensional—nitrifikasi aerobik diikuti denitrifikasi anoksik—mampu mencapai penghilangan N yang dibutuhkan, dengan syarat tersedia karbon yang memadai di zona anoksik. Dalam praktik, ini sering berarti suplementasi leachate tua dengan donor eksternal (metanol atau ekuivalennya) untuk mencapai rasio stoikiometri C/N ~6–8 COD/N yang diperlukan untuk denitrifikasi lengkap (www.scielo.br) (www.researchgate.net). Dengan kendali DO, kendali SRT, recycle internal, dan strategi dosing karbon yang rapi, efluen dapat memenuhi batas. Implementasi skema A/A/N mudah dicapai melalui platform sequencing batch reactor, dan keseluruhan skema biologis sejalan dengan biological digestion modern untuk leachate.

Baca juga:

Polishing Lindi TPA dengan GAC untuk Turunkan COD dan BOD
 

Sumber: ringkasan nilai dan hasil merujuk studi leachate TPA dan tinjauan rekayasa (www.researchgate.net) (www.researchgate.net) (www.mdpi.com) (pubmed.ncbi.nlm.nih.gov) (www.scielo.br) (www.mdpi.com) (www.mdpi.com). Referensi: Emalya dkk. (2020) IOP Conf. Ser.: Mater. Sci. Eng. 845; Kulikowska (2012) Braz. J. Chem. Eng. 29(2); Yalmaz & Öztürk (2001) Water Sci. Technol. 43(3); Li dkk. (2021) Sustainability 13(11):6236; Cragg dkk. (2023) Processes 11, 2960.

Chat on WhatsApp