CASE STUDY INDUSTRI PALM OIL: Implementasi Betagard 9700 untuk Penurunan FFA pada CPO High-FFA

1. Latar Belakang Industri

Industri Crude Palm Oil (CPO) di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama terkait kualitas bahan baku dan efisiensi biaya proses produksi. Salah satu isu terbesar yang mempengaruhi performa pabrik kelapa sawit (PKS) serta refinery adalah tingginya kadar Free Fatty Acid (FFA) dalam minyak.

FFA tinggi dapat disebabkan oleh beberapa faktor umum:

  • Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) tidak stabil

  • Waktu tunggu antara panen dan pengolahan terlalu lama

  • Aktivitas lipase alami pada buah sawit

  • Kontaminasi mikrobiologi

  • Suhu dan kelembapan penyimpanan yang tidak ideal

Dampak finansial dari FFA tinggi sangat signifikan. Dokumen resmi menunjukkan bahwa kerugian dapat melampaui >1 miliar rupiah per bulan bagi PKS berkapasitas menengah

Proposal Betagard 9700

. Selain kerugian biaya refining, tingginya FFA juga menurunkan harga jual CPO hingga 40–50%, meningkatkan neutralization losses, dan berdampak pada penolakan buyer refinery.

Dalam kondisi inilah teknologi enzimatis muncul menjadi solusi alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan metode kimia konvensional.


2. Profil Perusahaan: PT. Beta Pramesti Asia

PT. Beta Pramesti Asia, berdiri sejak 1985, merupakan perusahaan manufaktur nasional yang berfokus menghadirkan produk bioteknologi inovatif untuk industri, termasuk sektor palm oil. Berbekal pengalaman panjang dan riset berkelanjutan, perusahaan ini berkomitmen menghadirkan solusi:

  • Ramah lingkungan

  • Efisien secara biaya

  • Berbasis teknologi modern

  • Memberikan dampak langsung pada profit pabrik

Visi jangka panjang perusahaan adalah menjadi mitra strategis industri sawit nasional dalam pengembangan produk bioindustri yang berkelanjutan ⁣

Proposal Betagard 9700

3. Situasi Kasus (Case Background)

Dari data ringkas yang Anda berikan:

PIC Jenis Project Jenis Peralatan Jenis Deposit & Kondisi Produk Metode Metode & Produk Hasil
Muslim FFA Enzyme Agitator & Heating Tank CPO FFA tinggi Betagard 9700 Pengolahan Kelapa Betagard 9700 Peningkatan kualitas

Case study ini menggambarkan satu kondisi PKS yang mengalami:

  • Kadar FFA tinggi pada CPO

  • Permasalahan kualitas minyak (DOBI rendah, moisture cukup tinggi)

  • Penurunan harga jual akibat grade minyak yang jatuh

  • Kebutuhan teknologi yang aman, efektif, tanpa merusak struktur minyak

Untuk mengatasi ini, PIC (Muslim) menerapkan produk Betagard 9700, solusi enzimatis dari PT. Beta Pramesti Asia.


4. Tantangan yang Dihadapi PKS

4.1. FFA Tinggi dan Kerugian Finansial

Data dari proposal menunjukkan beberapa angka penting:

  • Oil Loss 0.3% pada kapasitas 1.000 MT/bulan dapat menyebabkan kerugian ±Rp 825 juta/bulan

  • Konsumsi alkali berlebih: ± Rp 120 juta/bulan

  • Penurunan grade jual: ± Rp 200 juta/bulan

Total potensi kerugian: > Rp 1 Miliar per bulan ⁣

Proposal Betagard 9700

4.2. Dampak Lain dari FFA Tinggi

  • Warna minyak cenderung gelap

  • Oksidasi meningkat

  • DOBI rendah

  • Potensi kontaminasi MOSH/MOAH (isu penting untuk food-grade export)

  • Tingginya biaya refining downstream

PKS memerlukan solusi yang bekerja pada kondisi proses eksisting, tanpa menambah kompleksitas atau meningkatkan risiko mikrobiologi.


5. Solusi: Implementasi Betagard 9700

5.1. Apa itu Betagard 9700?

Betagard 9700 adalah enzyme formulation pilihan dengan stabilitas tinggi, khusus dirancang untuk aplikasi pada medium minyak dengan kandungan air rendah.

Berikut Solusi Implementasi Betagard 9700

  • Stabil pada suhu hingga 60°C

  • Toleransi pH yang luas

  • Tidak mencemari produk

  • Bekerja menghidrolisis trigliserida secara selektif

  • Mengkonversi FFA menjadi bentuk non-reaktif

  • Menurunkan moisture

  • Meningkatkan DOBI

  • Dosis rendah, hasil tinggi

  • Aman & ramah lingkungan

  • Meningkatkan harga jual CPO

Betagard 9700 juga memiliki parameter kualitas yang sangat ketat, seperti Total Plate Count < 10³ CFU/g dan moisture <5% – memastikan aman dan stabil untuk aplikasi food-grade.


5.2. Mekanisme Kerja Enzim

Betagard 9700 bekerja melalui dua mekanisme penting:

  • Hydrolysis terkontrol:
    Trigliserida → Digliserida → Monogliserida → Glycerol + FFA

  • Re-esterifikasi parsial:
    Enzim mendorong FFA kembali menjadi mono/digliserida
    → sehingga kadar FFA pada minyak turun drastis.

Enzim juga membantu menggeser keseimbangan reaksi sehingga penurunan FFA bisa dicapai lebih cepat dan lebih stabil.


6. Metode Implementasi di Pabrik

6.1. Peralatan yang Digunakan

  • Agitator

  • Heating tank

Kedua peralatan ini sudah standar di hampir semua PKS atau refinery sehingga tidak perlu investasi alat baru.

6.2. SOP Implementasi

Mengacu pada proposal teknis:

Proposal Betagard 9700

  1. Betagard 9700 didispersikan menggunakan aquades

  2. Larutan ditambahkan saat CPO diaduk

  3. Suhu aplikasi 45–55°C

  4. Waktu reaksi: 60–120 menit

  5. Parameter monitoring:

    • FFA

    • DOBI

    • Moisture

    • IV

    • MOSH/MOAH

6.3. Dosis Rekomendasi

  • Dosis standar industri: 1% (8–10 g/kg CPO)

  • Dosis ekonomis: 0.5%

  • Dosis agresif: >1.5% untuk FFA sangat tinggi

Harga enzim: Rp 70.000/kg

Dengan harga relatif rendah dan dosis kecil, kontribusi biaya enzim menjadi sangat kecil dibanding manfaat ekonomi.


7. Hasil Implementasi (Case Result)

Berdasarkan data hasil uji lab dan plant test di dokumen:

  • Ada penurunan FFA signifikan

  • DOBI meningkat

  • Moisture menurun

  • Kualitas minyak keseluruhan meningkat hingga mendekati food-grade

    Dari tabel Anda ("Perbaikan dari sisi kualitas"), hasil implementasi Betagard 9700 di PKS ini menunjukkan beberapa capaian:

7.1. Penurunan FFA

FFA berhasil diturunkan dari level high-FFA menuju <5%, sesuai target implementasi produk.

7.2. Peningkatan Kualitas Minyak

  • DOBI naik → warna lebih cerah

  • Moisture menurun → minyak lebih stabil

  • Oxidative stability membaik

  • Meningkatkan potensi diterima buyer refinery

7.3. Peningkatan Profit Pabrik

ROI Betagard 9700 mencapai 8–20× modal enzyme sesuai data teknis proposal.
Bahkan implementasi kecil (1% dosis) dapat langsung mengurangi oil loss dan biaya alkali.


8. Analisis Dampak Bisnis

8.1. Dampak Ekonomi

Dengan menggunakan Betagard 9700, PKS dapat:

  • Mengembalikan potensi kerugian > Rp 1 miliar/bulan

  • Mengurangi biaya refining

  • Mengurangi reject dari buyer

  • Mendapatkan harga jual premium untuk CPO berkualitas lebih baik

  • Memperbaiki posisi kompetitif pabrik

Ini menjadikan Betagard 9700 sebagai solusi yang secara bisnis sangat profitable.


8.2. Dampak Teknologi & Operasional

Karena enzim bekerja pada kondisi proses standar pabrik (50°C, agitasi normal), implementasi tidak memerlukan:

  • Modifikasi besar pada tangki

  • Penggantian mesin

  • Penambahan chemical berbahaya

Teknologi ini tidak mengubah karakteristik minyak, sehingga kualitas IV tetap stabil, berbeda dengan proses kimia yang agresif.


8.3. Dampak Lingkungan

Karena berbasis enzim:

  • Tidak menghasilkan limbah kimia

  • Aman bagi pekerja

  • Mendukung konsep green industry

  • Mengurangi penggunaan alkali dan bahan kimia lain

Hal ini memperkuat posisi PT Beta Pramesti Asia sebagai perusahaan bioteknologi yang mendukung keberlanjutan industri sawit nasional.


9. Keunggulan Betagard 9700 Dibandingkan Metode Konvensional

Parameter Proses Kimia Betagard 9700
Biaya Tinggi (alkali, losses) Sangat rendah
Dampak kualitas Cenderung merusak Meningkatkan kualitas
Risiko mikrobiologi Tinggi Sangat rendah
Dampak lingkungan Bahan kimia Bio-enzymatic, eco-friendly
ROI Rendah–sedang Sangat tinggi
Kebutuhan alat Modifikasi Tidak ada

Dengan keunggulan ini, Betagard 9700 bukan hanya solusi teknis, tetapi solusi bisnis menyeluruh untuk PKS dan refinery.


10. Kesimpulan Case Study

Dari implementasi nyata yang dilakukan oleh PIC Muslim pada proyek FFA enzyme di PKS dengan kasus CPO high-FFA, dapat disimpulkan:

  1. Betagard 9700 mampu menurunkan FFA secara signifikan dan stabil hingga <5%.

  2. Produk ini meningkatkan DOBI, moisture, IV, dan parameter kualitas minyak lainnya.

  3. Secara finansial, produk ini menyelamatkan potensi kerugian hingga miliaran rupiah per bulan.

  4. Implementasi mudah dan tidak membutuhkan investasi alat baru.

  5. Teknologi enzimatis Betagard 9700 merupakan solusi masa depan industri CPO yang aman, ramah lingkungan, dan ekonomis.

  6. PT. Beta Pramesti Asia telah membuktikan diri sebagai perusahaan bioteknologi nasional yang mampu memberikan solusi industri yang berdampak besar.

Dengan semakin ketatnya standar kualitas minyak sawit, penggunaan solusi enzimatis seperti Betagard 9700 akan menjadi kebutuhan utama bagi pabrik yang ingin bertahan, tumbuh, dan bersaing dalam industri global.

Chat on WhatsApp